Suka Tampil Menawan Dengan High Heels Seperti Alice Norin Dan Anastasia Siantar? Perhatikan Beberapa Hal Ini Yuk!

Sebagian besar perempuan pasti inginnya tampil menawan. Entah dari penampilan wajah maupun penampilan dalam berbusana. Wajah sudah oke nih, baju juga udah oke, apa lagi ya yang kurang? Yes, alas kaki!

Alas kaki itu menjadi salah satu hal penunjang penampilan kita sebagai perempuan. Betul tidak? Jujur deh sebagian besar dari kamu pasti punya kan koleksi sepatu di rumahmu. Kira-kira kamu paling suka pakai alas kaki apa?

Sepatu flat, keds, sandal jepit, atau high heels? Kalau kamu salah satu penggemar dan cukup sering menggunakan sepatu hak tinggi, kamu harus tahu dampak apa saja yang akan terjadi saat menggunakan high heels.

Beberapa waktu lalu kami datang ke acara talk show kesehatan “Lifestyle Sehat Ala Fashion Blogger” di CORC – Rumah Sakit MMC, Kuningan, Jakarta. Temanya kesehatan-kesehatan gitu deh! Tapi kami semangat banget untuk hadir karena membahas tentang kita para perempuan yang hobi banget pakai high heels atau yang memang punya pekerjaan harus pakai sepatu hak tinggi ini.

Heels Memiliki Dampak Negatif Bagi Si Pengguna Di Masa Mendatang

Bersamaan dengan perayaan ulang tahun pertama CORC (Comprehensive Orthopaedic and Rheumatology Centre) yang merupakan salah satu unit khusus yang menangani persoalan tulang dan sendi di Rumah Sakit MMC, hadir pula selebriti Alice Norin dan fashion blogger Anastasia Siantar alias Anaz.

Wah seru banget deh, dua orang narasumber yang memiliki kesamaan yaitu sama-sama senang menggunakan heels. Perbedaannya, Anaz dapat menggunakan heels berjam-jam sedangkan Alice tidak.

Baca Juga: Hewan Ini Punya Manfaat Kecantikan Alami. Berani Coba?

Biasanya dampak yang dirasakan perempuan sesaat setelah menggunakan high heels yaitu rasa nyeri dan pegal. Namun ternyata high heels juga memiliki dampak negatif bagi si pengguna di masa mendatang. Nah, bagaimana menyiasati masalah ini, kami langsung dapet bocorannya dari pakarnya, dr. Andjar Bhawono SpOT dan dr. Ika Wulan Yuliani SpPD-KR.

Heels Memiliki Dampak Negatif Bagi Si Pengguna Di Masa Mendatang 003

Faktanya dampak penggunaan high heels tidak hanya berpengaruh pada kaki tetapi juga postur tubuh. Hmmm, kok bisa ya, antara high heels dengan postur tubuh, apa hubungannya ya?

So, saat berjalan menggunakan high heels, beban yang diberikan kepada kaki menjadi lebih besar dibandingkan dengan menggunakan sepatu flat. Nah, memakai high heels dalam jangka waktu lama dapat menyebabkan pembengkakan pada kaki.

Selain itu tubuh juga dipaksa menyesuaikan keseimbangannya sehingga membuat tulang belakang harus bekerja ekstra menyeimbangkan tubuh kamu. Lalu, menggunakan high heels untuk waktu yang lama juga dapat menyebabkan pemendekan otot-otot betis loh. Ini seperti kasus yang dialami Anaz yaitu saat ia menggunakan sepatu flat, ia merasakan nyeri.

Untuk mengurangi dampak yang terjadi dari penggunaan high heels, dr. Andjar memberikan satu saran, yaitu dengan mengurangi penggunaan high heels. Misalnya kamu bekerja di tempat yang diharuskan menggunakan high heels, kamu bisa menyiasatinya dengan hanya menggunakan high heels saat akan bertemu atasan atau meeting. Selebihnya, cukup pake sandal atau sepatu tanpa hak. Kayak yang dilakukan Alice dalam kesehariannya.

Memang cukup merepotkan. Namun setidaknya kamu bisa mengurangi dampak yang berakibat pada tulang kaki maupun postur tubuhmu. Kalau kamu tidak ingin repot, kamu bisa menyimpan high heels di bawah mejamu di kantor.

Saran ini bukan tanpa alasan. Soalnya dr. Andjar mengatakan ia pernah mendapatkan pasien yang engkel-nya patah karena menggunakan high heels yang salah. Hiiyyy serem banget kan ladies! Jauh-jauh deh ya dari kita, kejadian seperti itu.

Ya, intinya sih tak masalah kalau kamu mau menggunakan sepatu berhak tinggi. Namun gunakan yang sesuai dan nyaman dengan kakimu. Jangan sampai kamu memaksakan diri.

Well, happy first anniversary untuk CORC! Dan ingat, ungkapan “beauty is pain” jangan dijadikan alasan untuk melupakan kesehatan ya, ladies!

Penulis: Annisa P Putri