Fakta Menarik Seputar Deodoran Yang Perlu Kamu Ketahui

Penggunaan deodoran bagi sebagian orang menjadi salah satu alternatif atau cara dalam menangani keringat berlebih dan bau tak sedap dari ketiak. Ternyata deodoran memiliki beberapa fakta menarik yang tak semua orang tahu. Kira-kira apa ya fakta menarik seputar deodoran ini?

Kamu Pengguna Aktif Deodoran Intip Fakta Menarik Seputar Deodoran Di Sini, Yuk!
Yang tak bisa lepas dari deodoran, wajib baca artikel ini!

Masih ingat tentang artikel eBLUSH tentang peluncuran produk deodoran untuk kulit sensitif beberapa waktu lalu? Di acara tersebut hadir Dr. Melyawati Hermawan, SpKK selaku dermatologis yang tergabung dalam Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin Indonesia yang memberikan edukasi seputar kulit ketiak dan deodoran.

Dari penjelasan Dr. Melyawati dapat ditarik kesimpulan bahwa beginilah cara kerja deodoran.

Tidak Menghentikan Produksi Keringat

Sebagian orang berpikir menggunakan deodoran akan menghentikan produksi keringat seratus persen. Nyatanya, deodoran hanya menurunkan produksi keringat hingga 20 persen. Sedangkan fungsi utama dari deodoran itu sendiri adalah membunuh bakteri yang memicu bau tak sedap saat bereaksi dengan keringat.

Waktu Efektif Menggunakan Deodoran Adalah Malam Hari

Menggunakan deodoran di malam hari lebih efektif dan bertahan hingga esok harinya.

Deodoran yang biasanya digunakan pada pagi hari seusai mandi, harus digunakan pada malam hari. Kenapa? Dr. Melyawati menjelaskan kalau pada malam hari kelenjar keringat manusia tidak seaktif pada siang hari. Hal tersebut membuat produksi keringat lebih sedikit. Oleh karena itu, deodoran dapat bekerja lebih optimal.

Karena itu, gunakan deodoran di malam hari. Esok pagi, kamu bahkan tidak perlu menggunakan ulang bahkan setelah mandi. Yup, deodoran yang bagus dan berkualitas itu mempunya daya tahan 24 jam. Ini artinya, efek deodoran yang dipakai di malam hari akan bertahan hingga keesokan hari bahkan setelah mandi pagi sekalipun.

Target Deodoran Adalah Kelenjar Keringat Bukan Kulit

Seperti yang telah diinfokan bahwa zat pada deodoran akan bekerja lebih optimal ketika malam hari karena kelenjar keringat tidak seaktif pada siang hari. Hal tersebut dikarenakan target deodoran adalah kelenjar keringat bukan kulit.

Sebelumnya, kebanyakan dari kita mungkin berpikir bahwa deodoran berfungsi sebagai tameng atau lapisan yang menghalangi keringat keluar. Padahal tidak! Ketika digunakan, deodoran akan langsung terserap ke dalam kulit dan bekerja di dalam kulit. Makannya deodoran masih bekerja setelah mandi.

Baca Juga: Intip Deodoran Vegan Milik Justin Bieber, Yuk!

Nah, itu dia fakta menarik seputar deodoran yang perlu kamu ketahui, ladies. Jangan sampai salah dalam menggunakan deodoran agar hasilnya optimal, ya!

Penulis: Annisa P Putri