Sayangi Si Kuku, Mulai Sekarang Jangan Ulangi Lagi Deretan Kesalahan Menghapus Cat Kuku Ini

Sebagai penggila cat kuku–yang hampir setiap minggu harus memulaskan warna baru atau tren baru, kami termasuk yang concern soal perawatan kuku itu sendiri. Jadi tidak hanya egois mewarnainya sepanjang minggu, tapi juga mau merawatnya supaya kuku tetap sehat. Dan kalau bicara soal perawatan, salah satunya adalah soal bagaimana menghapus si cat kuku itu sendiri.

Kami pun sempat berbincang dengan Trainer Mavala Indonesia Vivi Selviana dan salah satu topik pembicaraannya adalah mengenai kesalahaan menghapus cat kuku. Ternyata cukup banyak kesalahan menghapus cat kuku yang dilakukan perempuan. Ini lima di antaranya:

Tidak Menggunakan Nail Polish Remover sesuai Kondisi Kuku

Untuk membersihkan cat kuku, biasanya orang lebih awam dengan nama acetone, padahal tidak hanya itu. Di pasaran banyak dijual produk yang acetone-free, artinya kandungannya lebih lembut untuk kuku. Namun kekurangannya, si acetone-free ini tidak semudah yang acetone saat menghapus cat kuku. Tidak secepat itu.

“Memilih nail polish remover juga harus disesuaikan dengan kondisi kuku. Kalau kondisi kukunya kering dan kuning, harus menggunakan nail polish remover yang acetone-free. Hasilnya kuku akan terasa lebih lembut dan lembap setelah menggunakan nail polish remover ini. Untuk yang mengandung acetone biasanya digunakan untuk kuku yang masih sehat dan normal,” kata Vivi.

Menggosok-Gosok dengan Gerakan Atas-Bawah

Bagaimana cara kamu menghapus cat kuku? Menurut Vivi, kebanyakan orang menghaous cat kuku dengan gerakan atas-bawah yang sembarang. Tapi ternyata itu salah. “Tidak boleh menggosok-gosok cat kuku yang akan dihapus. Kebiasaan ini bisa menyebabkan kuku jadi rusak. Lakukan gerakan satu atas dari atas ke bawah untuk menghilangkannya,” jelas Vivi. Okay, noted.

Tidak Memberikan Jeda setelah Menghapus Cat Kuku

Sama seperti manusia, cat kuku juga butuh “bernapas”. Nah, untuk kebiasaan buruk perempuan adalah terus-menerus menggunakan cat kuku tanpa jeda. Jadi setelah menghapus, langsung menggunakan cat kuku baru lagi. Nah inilah yang disayangkan oleh Vivi karena menurutnya kuku itu harus dibiarkan bernapas, minimal satu malam. “Itupun harus sambil diberikan perawatan agar kuku tetap sehat,” katanya.

Kalau kamu sudah tidak lagi melakukan kesalahan menghapus cat kuku di atas, kamu bisa bebas pakai cat kuku lagi. Jangan lupa pakai alat ini supaya botol cat kukumu tidak mudah tumpah!